About

LATAR BELAKANG

Posted by Abyan Syauqi Kamis, 14 Februari 2013 0 komentar

indonesia_flag gifPada tanggal 6 Agustus 1945, Amerika Serikat menjatuhkan BOM di Hiroshima, Jepang, bom atom pertama dalam sejarah terhadap manusia. Bom atom di proyek, dengan tim elit ilmuwan, angka fantastis itu untuk periode dua miliar dolar. Dalam beberapa detik, Kota-kota yang hancur, mencapai sebuah instan dari Genosida AS yang tidak didukung bawah. Diperkirakan bahwa lebih dari 2 jam pertama, di Hiroshima, bom yang membunuh lebih dari 120.000 orang dalam populasi 450.000 jiwa, menyebabkan 70.000 lainnya luka-luka dan hampir menghancurkan kota secara keseluruhan. Bom ini juga membuat moral para tentara jepang menurun.   Sebelum pemboman Hirosima, jepang telah membuat Organisasi yang benama Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia BPUPKI, atau "Dokuritsu Junbi Cosakai". Sehari setelah pemboman Hirosima, BPUPKI  berganti nama menjadi PPKI (Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia) atau dalam bahasa jepang ialah “Dokuritsu Junbi Iinkai”. Pada tanggal 9 Agustus 1945, Amerika kembali membom salah satu kota di Jepang yaitu Nagasaki. Momen inipun dimanfaatkan oleh Indonesia untuk memproklamasikan kemerdekaannya.

Inilah bom littel boy yang dijatuhkan di Hiroshima
(Mk I “Little Boy” memiliki panjang 3 m, lebar 71 cm, dan berat 4000 kg. Rancangannya menggunakan aturan pistol untuk meledakan sub-massa kritikal uranium-235 dan tiga U-235 ring target bersamaan untuk menjadi super-massa kritikal, mengawali reaksi berantai nuklir. Dia terdiri dari 60 kg U-235, di mana 0,7 kg mengalami reaksi fissi. Uranium diperkaya di pabrik raksasa di Oak Ridge, Tennessee selama Proyek Manhattan)

Dan yang ini merupakan bom fat man, sesuai namanya, jenis bom Mk-IV ini terlihat tambun.Fat Man adalah nama kode dari bom nuklir yang dijatuhkan Amerika Serikat di Nagasaki, Jepang pada 9 Agustus 1945. Pada saat itu Fat Man merupakan bom nuklir kedua yang digunakan dalam perang serta merupakan ledakan nuklir buatan manusia yang ketiga. Pesawat yang bertugas membawa bom jenis plutonium ini adalah B-29 dengan sandi bockscar Yang dipiloti oleh Mayor Charles W. Sweeney, Panjang bom ini 31/4 Meter dengan diamater 1 1/2 meter dan berat 4 1/2 ton.



0 komentar:

Poskan Komentar

Total Tayangan Laman